Pandeglang, Sauaraperadilannews.net -- Terkait program sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) di kabupaten Pandeglang Banten, ditemukan nya dugaan ke janggalan dan dugaan pelanggaran serta ke tidak transparan. ungkap Ahmad Umaedi selaku ketua lembaga investigasi negara (LIN). 14/11/2022
"Dari informasi yang didapat kelompok swadaya masarakat (KSM) bahwa ada pemotongan uang Sebesar Rp.10 juta yang dipinta untuk membuat akta notaris oleh salah satu oknum berinisial (AG). ucap Ahmad Umaedi selaku ketua lembaga investigasi negara (LIN)
" Masih di katakan Umaedi selaku ketua lembaga investigasi negara (LIN) bahkan untuk pembuatan Laporan pertanggung jawaban (LPJ) sudah dianggarkan 5% dari jumlah bantuan, yang diberikan tenaga fasilitator lapangan (Tfl). bebernya.
"Sementara itu Hara Selaku tim teknis DPUPR Pandeglang, cipta Karya saat dikonfirmasi mengatakan terkait adanya kejadian hal semacam itu kami pihak dinas tidak mengetahui nya. coba tanya pihak PPK.
"Karena program sanitasi ini pelimpahan dari pihak lain. kami Selaku tim teknis dari bidang Cipta karya DPUPR Pandeglang, tidak tahu menahu persoalan tersebut. jelasnya
Autor; Raeynold





0 Komentar untuk "Terkait Sanimas Akta Notaris Di Duga Ada Oknum. Pungut Dana Rp Sepuluh Juta Ucap LSM LIN. "