Pembangunan TK Pelita Kencana Diduga Dibangun Di tanah yang Bermasalah

Print Friendly and PDF



Lebak, Suara peradilannwes.net --  pembangunan taman kanak kanak (TK)  Pelita kencana  yang berkokasi di desa sukanagara kecamatan Gunung Kencana Kabupaten lebak prov banten.


Di duga bermasalah.  dari hasil impormasi dan investigasi yang dihimpun awak media, adanya pembangunan TK yang dibangunkan dari dana APBD kabupaten lebak  tahun 2022, sebesar  709,630.000 ( tujuh ratus sembilan juta enam ratus tiga puluh ribu rupiah) yang dilaksanakan dalam  pengerjaan nya oleh CV. Subur makmur sentosa, lama pengerjaan nya 120 hari kalender. sangat tidak sesuai dengan spek, dari segi matrial dari pasir mengunakan pasir laut, dan semen juga luar RAB, pasalnya.

Pembangunan tersebut pertama  merehab bangunan yang sudah ada dan hanya mengganti atapnya aja dengan baja ringan sementra untuk tembok tidak diganti, dan masih mamakai kayu yang lama. 


Kedua membangun RKB dengan ukuran 10X6 dan lapangan  untuk olah raga. sedangkan setatus tanah masih dalam sengketa seperti yang di sampai kan oleh ulung kepada awak media : saya mewakili dari pihak  keluarga  selaku pemilik tanah  merasa kecewa baik oleh pihak dinas atau pihak pelaksana CV. subur Makmur sentosa yang telah ingkar janji untuk memberikan ganti rugi atau konpensasi.  Tegasnya, ulung. menambahkan saya mewakili keluarga tidak merasa menjual tanah kepada siapapun.

 



Tapi yang anehnya Tau taunya  tanah tersebut sudah Sertipikat  saya tidak akan tinggal diam , saya akan menuntut hak saya  dan melaporkan kepada pihak yang berwajib  siapa siapa saja yang terlibat di dalam nya. sementara kami dari awak Media mencoba menghubungi pihak pelaksana H. ence via tlp. hanya menjawab silahkan hubungi pihak Dinas saja.


Sedangkan memurut H .Maman  selaku pengawas TK SD sa,at dihubungi pihak media lewat Tlp. saya minta waktu untuk berkoodinasi dulu untuk menyelesaikan permasalahan ini.


Autor; Wawan 

0 Komentar untuk "Pembangunan TK Pelita Kencana Diduga Dibangun Di tanah yang Bermasalah"

Back To Top