Pandeglang, Suaraperadilannews.net -- Pekerjaan Revitalisasi SMPN 5 Negri Saketi Kabupten Pandeglang Banten, yang di kerjakan oleh CV. GUNA DHARMA dengan nilai kontrak Rp. 1.093.050.000." (satu miliar sembilan puluh tiga juta lima puluh ribu rupiah) dengan No: kontrak 425/123/SPK/PPK.SMP/Dikpora/2022 program pengelolan pendidikan sekolah menengah pertama sub; kegiatan Rehabilitasi sedang/Berat Sarana, prasarana dan Utilitas sekolah, sumber dana, DAK 2022. patut di duga tidak mengacu dalam perencanan teknis yang secara mendasar.
Pasal nya; ketika awak media turun langsung ke lokasi di duga pengecatan pembangunan sekolah SMPN 5 yang sedang di kerjakan, pengerjaan tembok dinding tidak di kupas terlebih dahulu langsung di timpa cat dan terlihat pekerjaan yang sudah di biayai oleh pemerintah tidak mengacu pada aturan perencanan pembangunan yang sudah di tetapkan oleh peraturan No. 28 TAHUN 2022 menjadi sorotan publik.
" Masih hal yang sama, dinding jendela sekolah yang sudah mestinya diganti, terlihat belom di ganti dan terlihat pula plafon Eternit yang sudah belah seharusnya di ganti tetap di pasang, jugga pada bagian Eternit pada retak, di duga kuat pekerjaan ini tidak di laksanakan sesuai perencanaan/juga selaku pengawas telah lalai mengawasi pembangunan yang sedang berjalan,? apakah pelaksana yang mengawasi pembangunan membiarkan seperti itu.
Sangat di sayangkan pembangunan sekolah yang menelan angaran miliyaran rupiah, pekerjanya tidak maksimal dalam pengerjan tersebut, akan menimbulkan kerugian pada negara.
Nilai anggaran yang sudah di gelontorkan untuk pembangunan yang sangat fantastis besarnya, tapi pengerjaan nya di duga pihak pelaksana terkesan ingin mengambil keuntungan yang lebih besar, mengejar waktu sehingga pengerjaan nya di duga asal jadi. kemana saja pengawasan dinas selama ini,!? pekerjaan yang sudah di biyayai dari sumber dana pajak yang di bayar oleh masyarakat di saat di gelontorkan untuk suatu program proyek pembangunan sekolah, yang di kerjakan oleh pihak selaku pemenang tender, tapi pengerjaan nya terkesan asal jadi, yang penting menguntungkan bagi pihak pelaksana,?
Saat itu, kami selaku team, mendatangi salah satu pekerja yang tak mau di sebutkan namanya untuk di mintai keterangan/komfirmasi oleh awak media, mengatakan untuk pekerjaan tersebut saya hanya pekerja melakukan pekerjaan sesuai perintah dan dan untuk pihak mandor atau pengawas saat ini lagi tidak ada di tempat ucapnya, dan sampai berita ini di terbitkan. pihak pelaksana belum bisa di konfirmasi. /Red/Team Raeynold












0 Komentar untuk "CELAKA PROYEK PENGERJAAN REVITALISASI SMPN 5 SAKETI (REHABILITASI) DI DUGA DI KERJAKAN ASAL JADI. "