Suaraperadilannews.net -- Perkumpulan transportasi wisata indonesia dan perkumpulan pengusaha transportasi Bogor mengadakan rapat di jln sentul di cafe edensor hill, rabu ( 8/09/2022).
Dengan adanya kenaikan harga BBM yang di keluarkan oleh pemerintah, kami selaku pengusaha transportasi dengan sangat terpaksa harus menaikan harga sewa kendaraan untuk transportasi wisata, hal ini mengingat bbm merupakan salah satu komponen utama dalam komposisi biaya sewa kendaraan.
Dalam rapat ini kita membahas kenaikan harga sewa kendaaran yang harus kami lakukan demi keberlangsungan usaha yang telah lama kami jalani ini.
Selain itu kenaikan bbm ini pasti akan diikuti oleh kenaikan biaya yang lain seperti : suku cadang, oli, bahkan overhead cost. Sehingga kami dengan sangat terpaksa harus menyesuaikan kenaikan biaya sewa kendaraan kami.
"Kami para pengusaha yang tergabung dalam PTWI ( Perkumpulan Transportasi Wisata Indinesia ) & PPTB ( Perkumpulan Pengusaha Transportasi Bogor) serta pelanggan kewalahan menghadapinya". Ujar haji anwar mahadat selaku ketua PPTB.
"Dari 2014 Po Bus Belum pernah melakukan perubahan harga sewa kendaraan pariwisata, sedangkan setiap tahun biaya pembuatan Bus, komponen suku cadang dan upah karyawan sudah mengalami beberapa kali kenaikan harga sekitar 60%-70%. Dengan adanya kenaikan BBM saat ini, kami pengusaha transportasi wisata yang tergabung dalam organisasi PTWI dan PPTB menyepakati untuk melakukan penyesuaian Harga Sewa Kendaraan Wisata
sebesar 30% dari publish rate sebelumnya." Ujar Pak Yuli Sayuti selalu Ketua Umum PTWI.
Kami berharap dengan adanya kenaikan harga bahan bakar ini tidak menyurutkan wisatawan untuk tetap menggunakan transportasi wisata, sehingga kami selaku pengusaha dapat tetap berkontribusi terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional yang dicanangkan pemerintah.
Author; wawan





0 Komentar untuk "PTWI dan PPTB Adakan Rapat Dampak Kenaikan Harga BBM"